Corona Merebak, Masyarakat Rajin Menulis

Corona tidak hanya menakutkan. Sebarannya yang cepat bak tsunami membuat warganet juga ikut keranjingan menulis. Penelusuran aplikasi Big Data Evello menemukan lebih dari 3 ribu artikel ditulis warganet di Kompasiana.

0
521
Tren Tulisan Warganet Melalui Kompasiana tentang Virus Corona
Tren Tulisan Warganet Melalui Kompasiana tentang Virus Corona

Saat penelusuran dilakukan oleh penulis, di kanal twitter sedang ramai hashtag #Indonesia_LockdownPlease. Sebagian besar menyuarakan keinginannya agar pemerintah secara resmi menerapkan status lockdown setelah 25 pasien Corona dinyatakan meninggal.

Sepanjang Maret 2019 berdasarkan penelusuran Evello terjadi peningkatan intensitas perhatian warganet terhadap wabah Corona. Pada Februari 2019, pemberitaan tentang virus Corona mencapai jumlah 41.413 artikel berita. Sementara pada pantauan 1-18 Maret 2020, pemberitaan Corona meningkat menjadi 109.873 artikel berita.

Di twitter, percakapan bertema virus corona pada Februari 2020 mencapai jumlah kicauan 322.606 tweet. Sementara pada periode pantau 1-18 Maret 2020, percakapan bertema corona naik 4 kali lipat menjadi 1.249.655 tweet.

Keterlibatan warganet juga meningkat sangat signifikan. Jumlah akun yang terlibat dalam percakapan Corona pada Februari 2020 mencapai 158.220 akun. Sementara pada 1-18 Maret terdapat 442.103 akun twitter.

Wabah Corona menyebabkan pengguna twitter yang tadinya sekedar berselancar menjadi pengguna yang jauh lebih aktif.

Warga Aktif Menulis

Pantauan aplikasi evello pada 1-18 Maret 2020 menemukan 109.873 artikel berita bertema Corona. Media Tribunnews dan jaringannya terbanyak memberitakan kejadian Corona dengan jumlah artikel mencapai 24.829 berita. Kompas dan Okezone berada pada posisi kedua dan ketiga dengan jumlah artikel mencapai 8.371 dan 7.463 berita.

10 Media Terbanyak Memberitakan Virus Corona
10 Media Terbanyak Memberitakan Virus Corona

Berada pada posisi ke-10 adalah media warga Kompasiana. Jumlah artikel yang ditulis warga mencapai 3.764 artikel. Jumlah ini sekaligus menunjukkan keterlibatan warga menulis tentang Virus Corona sangat tinggi.

Penghentian sementara waktu aktivitas pemerintahan, bisnis dan pendidikan ditengarai akan semakin meningkatkan minat warga untuk menulis. Pantauan pada tanggal 14-18 Maret 2020 menunjukkan adanya peningkatan tren jumlah artikel yang ditulis. Ternyata warga kita tak hanya pasif membaca, mereka juga aktif membangun kontennya melalui tulisan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here